Sunday, December 27, 2015

4 TIPS WISATA LIBURAN DI AKHIR TAHUN

Ada beberapa tips wisata liburan di akhir tahun yang perlu Anda perhatikan agar liburan Anda menyenangkan dan asyik. Liburan akhir tahun selalu ditunggu oleh para wisatawan/traveler, untuk mengisi energi guna menghadapi  tahun yang baru. 

Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan, karena libur akhir tahun juga butuh persiapan khusus seperti halnya liburan yang lain. 

1.  RENCANA CADANGAN

Tips wisata liburan di akhir tahun yang tidak kalah pentingnya adalah rencana backup/plan B. Liburan saat pergantian tahun tidak selalu berjalan seperti yang kita bayangkan. Liburan akhir tahun harus siap dengan kondisi ramai, penuh dan macet di tempat wisata yang Anda kunjungi.Oleh kerena itu, usahakan untuk selalu mempunyai rencana cadangan apabila rencana utama yang kita punya gagal di tengah jalan. Biasanya karena akomodasi full, tidak tersedia, dan lain sebagainya.Untuk mengatasi kegagalan tersebut, maka Anda bisa pesan jauh-jauh hari agar tidak kehabisan tiket, baik itu pesawat ataupun kereta api. Jangan lupa juga untuk booking hotel minimal sebulan sebelum hari H keberangkatan. Jangan serba mendadak karena suka kehabisan.

2.  SIAP MENGHADAPI KONDISI JALAN

Tips wisata liburan di akhir tahun yang perlu dipersiapkan selanjutnya adalah mental yang kuat agar tidak mudah kecewa. Kekecewaan muncul karena kondisi di lapangan berbeda jauh dari harapan Anda. Untuk menyiasatinya, maka dibawa happy saja apapun kondisinya!
Kondisi tempat wisata yang penuh oleh wisatawan ketika akhir tahun memang tidak bisa dihindari. Satu hal yang bisa dilakukan ya dinikmati saja. Bersyukurlah masih bisa liburan akhir tahun, karena beberapa wisatawan mau izin cuti saja susah.

3.  PERSIAPAN HOTEL

Biasanya liburan di akhir tahun merupakan peak season, dimana tingkat hunian hotel dan tempat wisata akan penuh dan harganya melambung tinggi. Hal tersebut wajar, selama harga masih bisa kita jangkau tidak masalah dan jangan mengeluh untuk mengeluarkan uang.
Apabila harganya sudah tidak masuk diakal, barulah kita membuat rencana lain lagi agar liburan bisa terlaksana dengan baik. Mengurangi satu dua agenda liburan tentu tidak jadi masalah bagi Anda, asal agenda utama terpenuhi, yaitu menikmati momen countdown pergantian tahun dan pesta kembang apinya

4.  BERSIAP DIRI UNTUK MACET

Hal yang tidak bisa dihindari selama liburan tahun baru adalah macet. Jumlah pengunjung yang membludak saat Tahun Baru membuat kondisi jalanan tempat wisata macet parah. Untuk itu, Anda harus mempersiapkan fisik yang prima sebelum bermacet ria di jalanan.


Kota tempat wisata favorit di Indonesia seperti Bandung, Yogyakarta  Puncak, dan Bali, tentunya akan penuh dengan wisatawan di akhir tahun. Hal tersebut berimbas pada kemacetan jalan. Jadi, siap-siap bermacet-macetan ria. Demikian, tips wisata liburan di akhir tahun dan semoga bermanfaat.
sumber:http://www.anekawisata.com/

Institute Pasteur Bandung


Louis Pasteur (lahir di Perancis, 27 Desember 1822 – meninggal 28 September 1895 adalah ilmuwan yang berhasil menemukan cara mencegah pembusukan makanan hingga beberapa waktu lamanya dengan proses pemanasan yang biasa disebut pasteurisasi.
http://www.geheugenvannederland.nl/

Pasteur juga membuat obat untuk pencegah penyakit antraks dan suntikan melawan penyakit anjing gila rabies. Pada waktu itu orang yang digigit oleh anjing gila akan menderita penyakit yang disebut hidrofobia. Suntikan rabies Pasteur tidak hanya mencegah tetapi juga mengobati penyakit tersebut.

Sejak tahun 1888 karya Pasteur dilanjutkan di Institut Pasteur Kini institut itu mempunyai cabang di 60 negara termasuk di Kota Bandung.
Gedung institute pasteur yang berlokasi di Jalan Pasteur 28, Bandung ini dirancang oleh C.P.Wolff Schoemaker pada tahun 1926 dengan gaya arsitektur art deco.

en.wikipedia.org

Institute Pasteur en de Lands Koepokinrichting atau Bio Farma sendiri didirikan pada tahun 1890. Hingga kini Bio Farma telah menjadi BUMN yang memproduksi vaksin dan serum untuk mendukung program imunisasi di Indonesia maupun di negara-negara lainnya.
Pasteur institute Bandung (biofarma building)
en.wikipedia.org


Sumber;wikipedia.org

Friday, December 18, 2015

FARM HOUSE LEMBANG



Farm House Lembang, tempat wisata baru,  bangunan-bangunan yang terdapat di dalamnya, didesain secara unik, perpaduan antara gaya peternakan eropa, serta desain ala cafe yang bisa memanjakan mata para pengunjungnya.

Hal lain yang unik tempat ini adalah bergaya bangunan klasik eropa.angat terkenal cocok untuk foto hunting dengan pemandangan yang klasik juga terdapat rumah The Hobbit yang mirip di New Zealand. Rumah The Hobbit dibangun di Lembang dengan tanah yang sama dengan tanah yang terdapat di Selandia Baru sebagai produsen susu berkualitas tinggi.
Bangunan ini sangat mirip dengan Villa Cukul yang berada di Pangalengan yang bergaya klasik eropa
Villa Belanda di Perkebunan teh Pangalengan

Tiket masuk untuk masuk ke kawasan wisata ini hanya dengan membayar Rp.20.000 dan sudah termasuk dengan free drink. Farm house lembang buka setiap hari dari jam 08.00-21.00 lokasi ini terletak di Jalan Raya Lembang No. 108 Lembang Jawa Barat .                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      .


Thursday, December 10, 2015

14 Vegetarian Restaurant in Bandung

1. KEHIDUPAN TAK PERNAH BERAKHIR
 Jl. Pajajaran No. 63 Bandung
Telp: 022-4205445


2.  AHIMSA VEGETARIAN RESTAURANT


Komplek Luxor Permai Kav 25

Jl. Kebon Jati Blk 41

Telp: 022- 234739

3. GO GREEN VEGAN CAFE


Jl. Kebon Sirih No.21

Telp: 022-4238908


4. RUMAH MAKAN “VEGETARIAN”

Komplek Taman Kopo Indah I Blok H No. 43A

Telp: 022 – 70500682 / 08122343482


5. MOEY RESTO

Jalan Pajagalan No. 81

Telp: 022 – 92990202 / 022 – 91888830

http://moey-snackresto.blogspot.com

6. HOKI VEGETARIAN CUISINE

Pondok Bambu Foodcourt, Suria Sumantri

7. GO GREEN VEGAN CAFÉ

Braga City Walk Fooudcourt


8. ROTI VEGAN HALAL

Jl. Mekar Puspita No. 42, Komplek Mekar Wangi

Telp: 022 – 93706363 / 08179203060

http://rotiveganhalal.com



9. VEGETARIAN FOOD

Jl. Gardujati No. 38

Telp: 022 – 4204384


10. KANTIN ANANG CHINESE FOOD

Jl. Bukit Jarian No.44A Paviliun Ciumbuleuit

Telp: 081673188989


11. CHANG SHOU

Jl. Cibadak No. 45B

Telp: 022 – 4240164


12. KAMPUNG LEGOK RESORT

Jl. kolonel Masturi No. 99 Lembang

Telp: 022 – 2785202 / 2785204 / 2785225


13. FUNG OING (Catering only)

Jl. Pungkur No. 10

Telp. 022 – 5207834


14. PADMA NABATI (khusus menjual bahan-bahan makanan vegetarian)

Jl. Ciateul No. 42A

Telp. 022 – 5220036

15. VEGAN CAFE

Jl. Jendral Sudirman 245 Bandung
Telp: 022 93732988

Thursday, December 3, 2015

PESONA POHON FLAMBOYAN DI KOTA BANDUNG

Flamboyan
Oleh: Iwan Abdulrachman
Senja itu
flamboyan berguguran
seorang dara
memandang terpukau
Satu-satu
daunnya berjatuhan
berserakan di pangkuan bumi
Bunga flamboyan itu diraihnya
wajahnya terlihat sayu
flamboyan berguguran
berjatuhan berserakan
Sejak itu Sang Dara berharapan
esok lusa bersemi kembali.



Keelokan bunga ini telah mengilhami seorang komposer dan pencinta alam Iwan Abdulrachman untuk menggubah lagu berjudul Flamboyan.


Delonix Regia Flamboyan
Tanaman eksotis ini berasal dari Madagaskar, dan ditanam di sepanjang daerah tropis. Pohon dapat mencapai tinggi 20 m. Batangnya berwarna abu-abu dan halus.dengan warna bunga merah menyala
Flamboyan terdapat di beberapa area di kota Bandung , seperti di sekitar jalan Ganesha Kampus ITB Bandung
(nvn)

foto:http://www.artelista.com/

Tuesday, December 1, 2015

Lakon Putri Kaniswara: Apresiasi untuk Budaya Sunda


Indonesia merupakan negara yang kaya budaya. Salah satunya adalah budaya Sunda yang ada di Jawa Barat. Kebudayaan ini penting untuk kita pertahankan dan lestarikan. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan mengadakan pagelaran yang menampilkan berbagai macam instrumen budaya di dalamnya. Dengan semangat untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya Sunda, Lingkung Seni Sunda Universitas Padjadjaran (Lises Unpad) mengadakan sebuah Pagelaran Akhir Tahun “Lakon Putri Kaniswara”.

 Pada tahun 2015 ini, Pagelaran Akhir Tahun Lises Unpad mengangkat sebuah cerita lakon berjudul “Putri Kaniswara”. Lakon menurut KBBI adalah karangan yang berupa cerita sandiwara. Pagelaran Lakon ini telah sukses dilaksanakan pada Jum’at (27/11) di Lapangan Basket Bale Santika Universitas Padjadjaran kampus Jatinangor. Lakon Putri Kaniswara dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu pada pukul 14.00 WIB untuk pelajar dan pukul 19.00 WIB untuk mahasiswa dan umum.
Lakon Putri Kaniswara disutradarai oleh ki dalang Apep A.S Hudaya. Pagelaran ini menyuguhkan cerita Gatot Kaca dan Suteja yang melakukan sayembara memperebutkan seorang wanita agar bisa mendapatkan ilmu dari sang guru. Wanita yang diperebutkan itu adalah Putri Kaniswara.
Lakon Putri Kaniswara menyajikan konsep wayang yang berbeda, yaitu dengan mengolaborasikan antara wayang orang dan wayang golek. Tata musik dalam pagelaran ini juga berbeda dari biasanya karena menggunakan musik dwi warna, yaitu kolaborasi instrumen musik tradisional Sunda dan instrumen musik kontemporer, seperti saxophone, gitar, bass, dan drum. Tata panggung Lakon Putri Kaniswara menggunakan unsur multimedia dalam panggungnya, bekerjasama dengan Cinematografi Club Fikom Unpad.  Lises juga berkolaborasi dengan Vanguard Parkour di mana mereka ikut berperan menjadi pemain dalam pementasan ini, dan menyuguhkan atraksi-atraksi yang menantang.
Ki dalang Apep A.S Hudaya selaku sutradara dalam pagelaran ini mengungkapkan kepuasaannya atas  lakon Putri Kaniswara.
“Untuk ukuran pementasan yang dilakukan Lises, menurut saya Putri Kaniswara ini hasilnya sudah cukup bagus,” ujarnya.
Lises Unpad selaku penyelenggara acara menyatakan bahwa tidak mudah mempopulerkan budaya sendiri, yaitu budaya tradisional Sunda. Hal ini diungkapkan oleh Lisy Tantowi selaku Ketua Panitia Lakon Putri Kaniswara.
 “Hal yang membuat acara ini sukses adalah kerja keras. Kerja bareng menghadapi tantangan. Setiap elemen panitia, mulai dari Acara sampai Konsumsi adalah faktor utama. Terus, ikhtiar berdoa kepada Allah dan orang tua,” ujar Tantowi
Lakon Putri Kaniswara mendapatkan apresiasi yang positif dari para penonton, baik secara kualitas maupun kuantitas. Adapun para pelajar yang datang ke pagaleran ini pada sesi pertama merupakan para pelajar dari SMP dan SMA yang ada di sekitar Jatinangor dan Bandung, yaitu SMA Al-Ma’soem, SMAN 1 Cileunyi, SMPN 3 Jatinangor, dan MAN 2 Bandung. Mereka merasa terkesima dengan pagelaran dari Lises Unpad ini, karena bagi mereka pertunjukan ini adalah pertunjukan yang menyenangkan dan bisa membuat mereka lebih mengenal akan budaya.

"Seru acaranya, menarik! kita dapat ilmu juga, tadi ada tetang narkoba gitu cerita, bikin kita mikir untuk tidak menggunakan narkoba karena itu gak baik buat kesehatan juga. Adegan yang paling saya suka yaitu saat keluarnya gatot kaca dan sutedja," ujar Mela Agustina Sari, salah satu pelajar dari SMA Al Ma’soem. 
Para guru pendamping yang datang pun merasa senang karena Lises Unpad berinisiatif  menyasar para pelajar untuk ikut menyaksikan pagelaran ini.

“Bagus ya  pelajar untuk menyaksikan acara seperti ini, karena penting untuk anak sekolah agar bisa mengenal budaya Sunda,” ujar Yanti, salah satu guru pendamping dari SMPN 3 Jatinangor.
Sementara itu, antusias para penonton mahasiswa dan umum di sesi kedua juga tidak kalah besar. Menurut mereka, pagelaran yang diadakan Lises Unpad kali ini sangat unik dan menarik karena menghadirkan sesuatu yang berbeda, yaitu kolaborasi antara wayang orang dan wayang golek, melalui multimedia dan inovasi lighting panggung. Alur cerita yang mengandung unsur komedi juga menambah daya tarik dari pagelaran ini.

“Baru pertama kali sebenernya nonton acara wayang dan setelah nonton acara ini jadi pengen nonton acara wayang lagi, gak nyesel nonton soalnya keren,” ujar Mutia, mahasiswa Antropologi Unpad.
Lises Unpad diharapkan dapat melakukan pagelaran yang mengandung nilai-nilai budaya Sunda seperti ini secara rutin.  Begitu juga dengan mahasiswa Unpad, Gilang Nur Alam selaku Pendamping Lises Unpad berharap mereka bisa mengikuti jejak dengan melakukan aksi nyata untuk melestarikan budaya.

“Apa yang dilakukan oleh Lises ini sudah bagus, semoga akan terus dilakukan lagi kedepannya dan harus lebih bagus lagi,” ujar Gilang.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...