Saturday, February 22, 2014

Sindang Reret Hotel Restaurant

Rumah makan khas Sunda, Sindang Reret itu berdiri sejak tahun 1973 di Bandung, dibangun oleh  H S Hermawan dan Hj Itje. Dengan modal Rp 364 ribu, pasutri ini membuka saung kecil dan membuat lotek. Seiring bergulirnya waktu, rumah makan Sunda ini semakin sukses,

Kini, usaha keluarga yang semakin besar itu telah memiliki empat cabang dengan dua unit bisnis yaitu restaurant dan perhotelan yaitu cabang Surapati Bandung Kota, Cabang Lembang, 1 di Ciwidey dan 1 lagi di Karawang

Dengan konsep yang berbeda-beda, keempat cabang Sindang Reret mengusung tema menarik yang layak dikunjungi. Konsep setiap cabang Sindang Reret memang berbeda. Cabang di Ciwidey
mengusung konsep 'Back to Nature', di mana para tamu bisa menikmati suasana pedesaan, seperti makan di saung sawah dengan background kanan dan kirinya masih sawah. Minuman khas Sindang Reret cabang Ciwidey  seperti Layung Katineung, Putri Geulis dan Kawah Putih jangan sampai dilewatkan.
Sindang Reret Surapati

Sindang Reret Ciwidey


Cabang Cikole hadir dengan konsep 'One Stop' yang merupakan wahana adventure dengan berbagai permainan, seperti air soft gun,flying fox dan arena bermain lainnya
Photo from kupalima.wordpress.com
(Arry Akhmad Arman's weblog)

Sindang Reret Lembang

Meski konsepnya minimalis etnik, namun Sindang Reret tetap mengangkat budaya Parahiyangan. Tapi, di sini tamu tidak akan menemukan bilik bambu seperti kebanyakan restoran Sunda lainnya. Melalui konsep minimalis inilah, Sindang Reret berkomitmen memanjakan tamu dangan nuansa Parahiyangan. Mulai dari penataan interior, alunan musik, pakaian para pelayan, serta sapaan khas pelayan kepada tamu tetap bercirikan Sunda. Termasuk dalam hal menu, seluruh hidangan Sindang Reret diracik sama,satu resep, untuk semua.

Sedangkan Sindang Reret Karawang.menyajikan tema kebudayaan karawang dan kulinernya yang sedikit berbeda dari ke tiga cabang lainnya ikut memiliki visi untuk melestarikan kebudayaan Karawang. Kehadiran Sindang Reret bukan hanya sekedar bisnis kuliner di Karawang. Tapi juga ikut merangkum sejarah Karawang yang disimbolkan baik melalui ukiran yang ada di dinding restoran ini, ataupun dalam setiap kegiatan yang akan mempertunjukan sejarah Karawang.


Selain masakan Sunda, Sindang Reret yang memberikan diskon hingga 20 persen selama promosi ini juga menyediakan menu diluar masakan Sunda. Dengan pilihan tempat duduk, mau didalam, mau ditaman ataupun sekedar 'hang out' dengan keindahan alamnya.

Alamat Sindang Reret
JL. Surapati, No. 53, Bandung, 40133
Indonesia
+62 22 2535050

Sindang Reret Ciwidey
www.sindangreret.com
Jl. Raya Provinci km.22, Ciwidey - West Java
Indonesia
+62 22 5928205

Hotel Sindang Reret Cikole
www.sindangreret.com

Jl. Raya Tangkuban Perahu, Cikole - West Java
Indonesia
+62 22 278650

Sindang Reret Karawang
Jl.Raya Interchange Km 3 (Karawang Barat), Karawang, West Java

*info dan Gambar diambil dari beberapa sumber

Situ Patenggang Ciwidey

Situ Patenggang Bandung, merupakan suatu situ atau danau yang terletak di kawasan Bandung Selatan di daerah Ciwidey – Bandung, saat akan menuju ke Situ Patenggang Bandung di pinggir jalannya akan kita temukan hamparan Kebun Teh Bandung dan Kebun Strawberry Bandung.

Menurut Legenda masyarakat setempat nama Situ Patenggang Bandung diambil dari cerita rakyat “Dewi Rengganis” Singkat cerita kisah cinta Dewi Rengganis dengan kekasihnya Ki Santang terpisahkan oleh suatu keadaan, sehingga Patenggang (Bahasa Sunda) yang artinya terpisah, ada juga yang menyebutnya Situ Patengan, patengan atau pateang-teangan (bahasa Sunda) yang dalam bahasa Indonesia artinya saling mencari. Namun setelah sekian lama berpisah akhirnya mereka bertemu di Batu Cinta dan cinta mereka kekal abadi.

Sekitar tahun 1981 sampai sekarang Situ Patenggang Bandung menjadi salah satu objek wisata Bandung Selatan yang banyak dikunjungi wisatawan, sudah pasti karena pemandangan danau yang keren juga dilengkapi dengan hamparan kebun teh yang hijau, Situ Patenggang Bandung berada diketinggian 1600m dpl.

Di Situ Patenggang Bandung selain kita menikmati keindahan danaunya kita juga dapat mengunjungi pulau yang terletak di tengah situ namanya Pulau Sasuka/ Pulau Asmara yang menurut legenda pulau yang berbentuk hati tesebut merupakan perahu yang dinaiki Dewi Rengganis, kita dapat menyewa perahu untuk berlayar mengitari danau menuju pulau tersebut.







Batu Cinta

Hmmm,. Lengkap sudah bejalan-jalan mengitari Situ Patenggang Bandung, kita dapat langsung membeli jajanan Kuliner Khas Bandung karena banyak yang berjualan disana mulai dari makanan, Kerajinan Khas Bandung sampai souvenir-souvenir unik dan cantik yang bisa kita bawa pulang sebagai oleh-oleh.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...